Kamis, 31 Mei 2012

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG AKUNTANSI

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM BIDANG AKUNTANSI
Teknologi informasi berkembang pesat seiring dengan peradaban manusia. Perkembangan tersebut meliputi infrastruktur teknologi informasi, seperti hardware, software, teknologi penyimpanan data, dan teknologi komunikasi.
Peranan teknologi informasi terhadap perkembangan akuntansi yang pertama karena efisien, penghematan waktu dan biaya. Kedua karena termasuk peningkatan efektifitas, mencapai hasil/output laporan keuangan dengan benar. Ketiga karena untuk perlindungan aset perusahaan.
Manfaat teknologi informasi dalam akuntansi:
  • Pekerjaan lebih mudah.
  • Bermanfaat untuk fungsi sistem informasi.
  • Menambah produktifitas.
  • Mempertinggi efektifitas.
  • Mengembangkan kinerja pekerjaan.
Lima fungsi sistem informasi akuntansi:
ü  Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktifitas dan transaksi perusahaan.
ü  Memproses data menjadi informasi yang berguna bagi manajemen.
ü  Memanajemen data-data yang ada ke dalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan oleh perusahaan.
ü  Mengendalikan  kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu perusahaan.
ü  Melaksanakan perencanaan, mengeksekusi perencanaan, dan mengontrol aktifitas.
Beberapa interaksi teknologi agar sistem tanggap cepat dan menjadi fleksibel,yaitu:
  1. Just In Time (JIT)
Sistem ini pesanan pembelian untuk barang-barang persediaan dibuat berdasarkan konsep “permintaan-tarik” dan bukannya berdasarkan suatu interval tetap (bulanan atau mingguan) secara “dorong” untuk memenuhi tingkat persediaan tertentu.
Ciri-cirinya adalan:
  • Llingkungan JIT merupakan suatu lingkungan arus yang berkelanjutan dan bukannya lingkungan batch.
  • Mensyaratkan operasi pemrosesan secara kontinu, untuk meminimalkan atau mengeliminasi persediaan secara keseluruhan.
  • Mengeliminasi kesia-siaan dalam proses manufaktur dan menekankan adanya pengembangan secara terus-menerus dalam operasi.
  • Konsepnya mirip dengan TQM, dan dalam banyak hal sebagai aspek penting dalam TQM.
  1. Web Commerce
Adalah perdagangan dengan jaringan internet. Penjualan melalui jarinag internet WWW (world Wide Web) yang merupakan bagian integral dari perekonomian.penjualan tersebut menyediakan banyak keuntungan baik bagi konsumen maupun penyedia barang.
  1. Electronic Data Interchange (EDI)
Adalah pertukaran dokumen bisnis dari komputer ke komputer melalui jaringan komunikasi. Tetapi berbeda dengan e-mail di mana pengiriman pesan dibuat dan diinterprestasikan olen manusia (orang ke orang0, sedangkan pesan EDI dibuat dan diinterprestasikan oleh komputer.
Standar EDI untuk publik misalnya, ANSI X.12, telah memberikan dampak besar terhadap pengembangan sistem tanggap cepat, yaitu:
  • Menyediakan rancangan umum untuk pertukaran data, agar mengurangi biaya dan kesalahan referensi silang kode oleh pihak-pihak dalam transaksi EDI.
  • Menghubungkan sistem komputer perusahaan pengecer dengan sistem komputer pemasok, akan menghilangkan pemrosesan kertas dan memungkinkan untuk menempatkan serta memproses pesanan pembelian secara cepat.
  • Pemasok dapat membuat tagihan untuk pengecer.
  1. Computer Integrated Manufacturing (CIM)
Merupakan pendekatan terpadu untuk pemanfaatan teknologi informasi pada perusahaan manufaktur.
Komponen-komponen sistem CIM:
  • Mencakup stasiun-stasiun kerja perancangan bantuan komputer (Computer Aided Design (CAD).
  • Sistem pengendalian dan monitoring produksi secara realtime.
  • Sistem pemesanan dan penegendalian persediaan.
  1. Electronic Founds Transfer (EFT)
Adalah sistem pembayaran di mana pemrosesan dan komunikasi sepenuhnya atau sebagian besar dilakukan secara elektronik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar